Layanan Online Backup WordPress.org Dari Pihak Ketiga

Backup
Backup

Setelah membaca thread dari sebuah forum dimana banyak pengguna blog maupun website yang kehilangan data entah karena kesalahan pihak hosting ataupun kesalahan sendiri, ada keinginan untuk menuliskan pengalaman pribadi tentang “Prevent Lost” (hehe..nyomot dari istilah game) atau Disaster Recovery lebih tepatnya di bidang komputer.

Yang perlu menjadi catatan di sini adalah, artikel ini menekankan cara mengamankan file data atau backup pada web hosting, bukan pada jaringan lokal atau sebuah PC.

Sebelum melanjutkan, artikel ini didasarkan pada beberapa uji coba yang dilakukan dengan :

1. WordPress Engine 3.2.1
2. Web Hosting Gratis dengan Fasilitas Remote MySQL dinonaktifkan.

Ada Berapa Cara Backup?

Untuk backup sebenarnya ada tiga cara yang bisa digunakan, anda dapat menggunakan 2 atau 3 cara yang ada dan tidak tergantung pada salah satunya.

Yang pertama adalah backup yang sudah disediakan oleh web hosting (hoster yang baik hati), biasanya dilakukan satu minggu atau setiap hari tergantung layanan yang diberikan oleh web hosting tersebut. Kadang kala cara ini kurang efektif atau tidak dapat kita gunakan jika dari pihak hosting tidak menyediakan, atau terkena suatu musibah (bangkrut misalnya) kemudian enggan memberikan file yang kita minta, atau yang lebih parah adalah ternyata pihak hosting adalah tukang tipu / hoster yang tidak bertanggung jawab, ketika web kita down, ya sudah, selamat tinggal data.. (pasrah..)

Ada Tidak, Cara Yang Lebih Aman?

Tentu saja ada. Cara yang kedua adalah menggunakan backup plugin yang sesuai dengan blog atau cms yang anda gunakan. Ada dua macam cara kerja backup plugin (pada wordpress yang pernah saya gunakan), yang pertama adalah plugin tersebut membuat suatu backup data, yang hasilnya untuk kita download, dan yang kedua adalah plugin tersebut membuat suatu backup data yang nantinya dikirimkan ke pihak ketiga (penyedia tempat backup, dan tentu saja anda harus mendaftar untuk mendapatkan layanan ini). Ada banyak penyedia backup plugin, salah satu yang saya gunakan adalah wponlinebackup yang hasil backupnya dikirimkan ke Backup-Technology.com.

Kelebihan:
Selain file backup, plugin ini juga mendukung database backup, serta destination dapat ditentukan, apakah akan disimpan pada server Backup-Technology, dikirimkan ke email atau dikirimkan ke PC kita.

Kekurangan:
Disamping kelebihan yang ada, backup dengan cara seperti ini juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah konsumsi space pada web hosting. Jadi sebelum proses transfer data terjadi, plugin akan membuat salinan file yang kemudian dimampatkan di salah satu direktori web anda, hal ini akan sangat berpengaruh apabila anda memiliki space web yang terbatas, kadang kala selesai penyalinan file tersebut kemungkinan gagal transfer juga sangat besar.

Sepertinya Meragukan, Ada Alternatif Lain?

Cara yang terakhir merupakan cara yang menurut saya aman dan kemungkinan kegagalan transfer file sangat kecil, yaitu menggunakan fasilitas dari pihak ketiga untuk melakukan kegiatan backup file. Cara kerjanya hampir sama, hanya saja kita memberikan hak akses FTP ke layanan pihak ketiga tersebut yang selanjutnya proses transfer dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah kita tentukan. Jika anda mempunyai akses remote database, juga dapat dilakukan dengan cara ini.

 

Layanan backup dari pihak ketiga yang pernah saya gunakan yaitu:

1. Codeguard [codeguard.com]

Kelebihan:
Codeguard memiliki fitur incremental file backup dan remote database backup, file-file anda akan dibackup ketika terjadi penambahan. Selain itu Codeguard juga akan menampilkan komposisi file backup anda dalam bentuk grafik.

Kekurangan:
Trial 30 hari (kalau tidak salah) dan hanya untuk satu website, untuk penambahan web lain akan dikenakan biaya tambahan.

2. Dropmysite [dropmysite.com]

Kelebihan:
Anda dapat mendaftar ke dropmysite secara gratis, selain itu Dropmysite menyediakan media penyimpanan sebesar 2 GB dan dapat bertambah jika anda menggunakan referral. Disamping file berbasis FTP dan remote database  backup, Dropmysite juga dapat digunakan untuk membackup email anda dari protokol SMTP.

Kekuragan:
Tidak ada informasi yang ditampilkan (komposisi  backup). Metode yang digunakan adalah FULL Backup hal ini akan menyebabkan akun Dropmysite anda cepat penuh, jika web anda berukuran besar. Yang terakhir adalah anda hanya dapat menghapus file-file backup anda yang umurnya lebih dari 30 hari.

 


 

Tidak semua fitur saya bahas di atas, hanya sebagian dan secara garis besar yang ditekankan pada perbandingan efektifitas layanan terhadap website anda. Semoga dengan adanya fitur online backup ini masalah kehilangan file-file dari website kita karena pihak yang tidak bertanggung jawab dapat diminimalisir.

Comments on Layanan Online Backup WordPress.org Dari Pihak Ketiga

  • Ivan Syba

    saya lebih memilih layanan backupbuddy walau pluginnya berbayar tapi mantaplah kualitasnya
    bisa dikirim via email,ftp atau s3 amazon.
    bisa pilih pilih directory yg mau di backup, bisa cuma database.
    kalau saya ya setting semi fullbackup yaitu database dan wp-content saja
    karena itu yang paling di butuhkan kalu pindah hosting.
    saran saya sich kita sebagai pengguna webhosting jangan mengandalkan backup mereka tapi sebaiknya kita sendiri yg backup. minimal sich tiap update postingan ya backup saja databasenya.
    Untuk mingguan backup databse dan wp-content
    untuk bulanan ya fullbackup saja.
    Untuk metode backup saya lebih memilih via email
    selain simple dan tidak butuh space hosting backup tambahan
    juga mudah untuk pengarsipan.

    • http://ardhagp.com/ Ardha Gp

      saya setuju mas, memang tidak bisa menggantungkan semua backup hanya ke pihak hosting saja, perlu adanya alternatif lain untuk meminimalkan resiko kehilangan data.
      dan terima kasih atas masukan backup plugin backupbuddy, sebenarnya cara kerjanya hampir mirip dengan layanan dari Codeguard.com (bukan plugin) dan memang layanan berbayar memberikan fitur yang lebih dibandingkan yang gratis. sedangkan backup via email, hanya database yang selalu saya prioritaskan, untuk file backup, tetap pada cloud pihak ketiga dimana hal ini bertujuan untuk mengurangi space email. 🙂

  • http://rachmadin.com Faisal

    Oalah, saya selama ini cuma mengandalkan backup dari pihak hostingan aja :cd Yang penting memang menumbuhkan kesadaran kita untuk rutin membackup.

    • http://ardhagp.com/ Ardha Gp

      Sedia payung sebelum hujan mas, hehehe… itung-itung buat persiapan sebelum terjadi sesuatu yang tidak diingikan… 🙂 :Peace: