Kemerdekaan Yang Sia-sia

12 Nopember 2010, Surabaya – 21.15 WIB

Malam ini ada acara peringata Hari Pahlawan 10 Nopember oleh anak-anak Karangtaruna daerah Klampis Semalang. Yah, sebuah ritual tahunan yang katanya sih untuk menjunjung tinggi nasionalisme negri ini. Aku hanya bisa tersenyum sinis, muak melihat dan mendengar hal-hal seperti ini.

Hal-hal semacam perjuangan pahlawan yang diparodikan tanpa arti, penonton hanya tertawa…yah, tawa tanpa  makna perjuangan yang mereka resapi bagiku ini tak lebih dari sekedar acara banyolan dengan gelontoran uang tanpa hasil.

Adakah makna yang benar-benar membangkitkan nasionalisme? yang benar-benar menggugah jiwa muda-mudi saat ini? Yang ada hanya nasionalisme tai yang dibalut dengan senda gurau dan kepentingan belaka. Rutinitas…

Akuilah, bahwa bangsa ini sudah miskin
Suatu rutinitas yang diagung-agungkan dapat menambah persatuan? nasionalisme? bahkan Bhineka Tunggal Ika? Sementara kenyataannya berbeda. Tak perlu data konkrit untuk membuktikan bahwa perpecahan sudah terjadi dimana-mana, cukup lihat di surat kabar dan media masa. Coba lihat, bangsa ini sudah terlampau miskin, kemakmuran tidak merata.

Tak bisakah dilogika?
Pembagian sembako, berebut sampai jatuh korban. Banyak korban meninggal pembagian uang zakat, uang BLT. Pencurian, perampokan. Mana Indonesia yang dulu surplus beras? Indonesia sekarang untuk mencukupi pangan sendiri saja masih harus impor. Menyedihkan.

Karena kemiskinan seperti ini, masing-masing dari kita menjadi ego dan berpacu dengan ketamakan. Begitu mudahnya berpikir untuk menyingkirkan orang lain, meskipun dengan cara membunuh dan menganiaya.

Sementara pejabat dengan serakahnya memanjakan hidupnya dengan kemewahan diatas ketidakberdayaan kaum miskin yang mengelus dada.

Comments on Kemerdekaan Yang Sia-sia

  • http://akzir.wordpress.com Akzir

    hmm,, mungkin negeri ini suka ilusi,,,
    roda terus berputar,, ada jamannya negeri kita jaya, namun kali ini spertinya roda ada di bawah,, membuatnya susah seperti sekarang…
    kita tunggu tanggal mainnya, ka…pan roda bisa ke atas lagi,, bismillah,, insyaallah,, he….

    • Ardha

      “Sabar, sabar dan tunggu. Itu jawaban yang kami terima..” (Iwan Fals), Besar harapan agar Indonesia makmur seperti dulu.

  • Ipuel’z Fasilkom

    Talk Less Do More ! hhehe

    • http://ardhagp.hostei.com Ardha

      Give the best to serve our country..

  • http://alanisa.comyr.com/ maw

    hehhehehehehe, no komen. Saiya maluuuw JaDiii Orang Indonesiaaaa~