Lindungi WordPress.org Anda dengan CloudFlare

Ditulis oleh , pada 20 Juli 2011 | 53 Komentar »
Print Friendly
CloudFlare

CloudFlare Logo

Yup, sesuai judulnya, CloudFlare adalah sebuah layanan yang memberikan keamanan terhadap sebuah website. CloudFlare bekerja sedemikian rupa untuk meminimalkan serangan pada website dengan cara menampilkan halaman proteksi awal yang akan tampil jika sebuah komputer terjangkit virus sehingga bot-bot virus dapat diminimalisir, selain itu CloudFlare juga memaksimalkan penghematan bandwidth hingga beberapa persen.

Lebih jauh mengenai apa dan bagaimana CloudFlare bekerja, anda dapat saksikan dari video berikut :

Kurang lebih penjelasan singkatnya lebih mudah dipahami melalui gambar di bawah ini..

Without CloudFlare

Tanpa CloudFlare

With CloudFlare

Dengan CloudFlare

Tujuan artikel ini bukan untuk menjelaskan apa dan bagaimana CloudFlare bekerja secara lebih detail, tetapi bagaimana menerapkan CloudFlare didalam situs atau blog anda. Berikut beberapa catatan yang perlu diperhatikan sebelum memulai :

1. Uji dilakukan pada tanggal 18 Juli 2011

2. Situs yang diuji menggunakan engine WordPress.Org 3.2.1 bukan WordPress.Com

3. Install WordPress plugin CloudFlare, kemudian isikan API Key jika nantinya akun anda di CloudFlare telah di verifikasi.

4. Anda memiliki domain yang full control, dalam artian anda dapat merubah NameServer dari domain control panel anda.


Pertama, daftarkan diri anda di CloudFlare.com dari halaman berikut, https://www.cloudflare.com/sign-up.html.

Berikutnya, tentukan setting DNS anda, dan biarkan CloudFlare memindai semua pengaturan domain ataupun CNAME dari CPanel anda. Caranya adalah sebagai berikut :

1. Akses halaman https://www.cloudflare.com/my-websites.html. Isikan alamat blog anda semisal ardhagp.com kemudian klik tombol Add this website + yang ada di sebelah kanan.

2. Tunggu hingga CloudFlare selesai melakukan pemindaian terhadap semua pengaturan DNS anda, berikut adalah screenshot-nya..

Scanning DNS

Scanning DNS

Jika sudah selesai, lanjutkan ke langkah berikutnya.

3. Pada tahap ini akan ditampilkan semua pengaturan dari CPanel anda, tidak ada yang perlu dirubah, lanjutkan dengan menekan tombol

A and MX Record

Settings look good, continue

4. Hampir sama dengan halaman sebelumnya, halaman ini hanya sebagai konfirmasi pengaturan DNS anda.

DNS Zone

DNS Zone

Lanjutkan ke tahap berikutnya.

5. Tahap lima ini adalah tahap dimana CloudFlare meminta anda merubah NameServer dari control panel domain anda dengan NameServers yang diberikan CloudServer, tak perlu khawatir, sudah dicoba dan tak ada masalah :D

Change Your NameServers

Change Your NameServers

CloudFlare secara otomatis mendeteksi perubahan NameServer anda. Jika NameServers telah berhasil di verifikasi maka status website anda akan nampak seperti berikut :

Verified

Verified

Sebenarnya masih ada beberapa tahap lagi untuk menentukan pengaturan yang pas untuk blog/website anda, Insya Allah akan saya bahas di lain waktu.. :iloveindonesias

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
10 Hal Yang Harus Dihindari Ketika Menggunakan PageRank
Setting Optimal untuk CloudFlare.com

Di Bawah Kategori:

WordPress.org

Ditandai dengan Tag:

Tentang Ardha Gp

Hanya seorang coder yang suka melakukan hal sederhana. Penyuka anime klasik dan game tester (kalo ada waktu).Ingin belajar banyak tentang VB.NET, Database, dan jaringan.Semoga bermanfaat.

» telah menulis 40 artikel

53 Komentar

  1. Ditulis tanggal: 9 Januari 2013

    Terima kasih infonya..
    Sangat membantu..

    Balas
  2. Ditulis tanggal: 23 November 2012

    saya pake cloudflare, tapi sering currently unreachable, gonta ganti DNS malah makin lama, ternyata masalahnya saya sering rubah sitemap. solusi paling aman gimana ya? kadang seharian gak bisa di akses tu blog saya

    Balas
    • Ditulis tanggal: 24 November 2012

      tadi sudah saya coba cek mas, menggunakan pagespeed juga, ternyata memang benar, blog anda sedang “unreachable”, dan saya rasa masalahnya bukan dari penggantian sitemap. mungkin mas ayahnieda bisa bandingkan terlebih dulu NameServer dari hosting anda dengan NS dari cloudflare. kalau saja menggunakan NS dari hosting tetep unreachable, mungkin masalahnya ada pada hosting.

      Balas
      • Ditulis tanggal: 24 November 2012

        Setelah stress hehehe bingung dan hampir pasrah ternyata jawabannya adalah kesalahan saya terletak pada settingan di cloudflare mas Ardha, harusnya apabila ada penggantian cacheable content, settingan development mode di cloudflare di cloudflare. walaupun jadi lambat tapi daripada gak bisa diakses masih mending :) Thx pencerahannya mas

        Balas
        • Ditulis tanggal: 24 November 2012

          hmm…jadi, development mode yah.. baik mas, kalau memang hal tsb untuk sementara ini menjadi solusinya, tapi tetep check-recheck untuk jangka panjang.. :D happy blogging.

          Balas
  3. Ditulis tanggal: 3 Juni 2012

    Mantap! Saya juga pake CloudFlare.. Tapi apa memang benar2 aman ya??

    Balas
    • Ditulis tanggal: 3 Juni 2012

      Menurut pengetahuan saya CloudFlare didesain untuk mitigasi persebaran malware dan spammer. Tapi kalau hacker…mungkin masih bisa..

      Balas
  4. Ditulis tanggal: 1 Mei 2012

    Makasih infonya, baru tau nih kalau ada layanan seperti ini.

    Balas
    • Ditulis tanggal: 1 Mei 2012

      iyah mas, semoga bermanfaat…

      Balas
  5. Ditulis tanggal: 2 April 2012

    Sepertinya cloudflare sulit mengakses DNS yang dibalik firewall ya? jadi masukin satu persatu deh. DNSnya. mungkin ada trik lain kalau saya gak bisa download DNS zonenya?

    Balas
    • Ditulis tanggal: 1 Mei 2012

      saya kurang tau mas untuk masalah detail teknis jaringannya.. lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung ke support CloudFlare.

      Balas
  6. anshardjie
    Ditulis tanggal: 20 Februari 2012

    Numpang tanya juga ni mas bro. Sy juga menemukan website offline di cloudflare. Tapi koq lama ya downnya? Apa ada yang salah setting? thanks.
    anshardjie baru saja menulis..Peradilan Tata Usaha NegaraMy Profile

    Balas
  7. rezam
    Ditulis tanggal: 10 Februari 2012

    blog saya jg sering offline ni mas ,pke NS Cody – Eva. peringatannya slalu No cached version of this page
    mohon bntuannya,skrg lg ga di aktifin cloudflarenya

    Balas
  8. rezam
    Ditulis tanggal: 30 Januari 2012

    cara cek cdn yang dah aktif gmn mas?

    Balas
    • Ditulis tanggal: 1 Februari 2012

      cek CDN yang mana ya mas?

      Balas
  9. Ditulis tanggal: 11 Desember 2011

    Mas, saya ada masalah nih sama Cloudflare,,entah kenapa akhir-akhir ini blog saya sering gak bisa di akses, ada tulisan ‘This website is offline. No cached version of this page’.

    Setelah saya deactivate cloudflare trus bersihin cookies browser bisa jalan normal lagi blog saya. Kalo saya aktifin lagi cloudflarenya, dalam jangka waktu tertentu blog saya jadi gak bisa di akses lagi, biasa ada tulisan website offline. Gitu-gitu terus akhir-akhir ini mas.

    Makanya untuk sementara ini saya deactivate dulu cloudflarenya supaya bisa di akses blog saya. Itu kira-kira kenapa ya mas? Apa karena saya make hosting gratisan jadi pengaruhnya gitu? padahal awal-awal saya make cloudflare lancar-lancar aja mas kalo akses blog saya, cuma akhir-akhir ini aja gitu.

    Trim ya mas jawabannya.

    Balas
    • Ditulis tanggal: 11 Desember 2011

      2 NS CloudFlare mas Faisal pakai apa?
      Hehe…sebenarnya masalah ini beberapa kali saya alami mas, ada 2 kemungkinan besar yang bisa terjadi, berdasarkan searching2..

      yang pertama adalah server hostingan kita memang down, dan yang kedua adalah adanya serangan di server CloudFlare yang mengakibatkan tidak bisa diakses untuk beberapa saat, karena serangan yang banyak pada node tertentu. yang mengakibatkan node tersebut down, otomatis web kita yang pake node tsb jg down beberapa saat.

      untuk status sistem CloudFlare mas Faisal bisa cek di : https://www.cloudflare.com/system-status
      ato bisa follow akun twitternya di @CloudFlareSys biasanya ditunjukkan node mana yang ada serangan.

      Balas
      • Ditulis tanggal: 24 Desember 2011

        O, gitu ya mas? Saya pake ns zara sama andy mas.

        Oke deh mungkin itu cuma problem sementara aja ya mas. Mungkin nanti ke depannya saya pakai lagi itu cloudflare. kalo sekarang masih dinonaktifin dulu aja deh mas,hehe
        Faisal baru saja menulis..Selamat Natal dan Tahun Baru 2012My Profile

        Balas
        • Ditulis tanggal: 24 Desember 2011

          oke deh, semoga lain waktu bisa diterapkan lagi mas.

          Balas
  10. Ditulis tanggal: 4 Desember 2011

    Terdampar disini karena CloudFlare,he.. Bro, itu gunanya plugin CloudFlare untuk apa ya? Apa plugin ini harus di aktifkan kalo qt daftar di CloudFlare? Saat ini saya baru sampe tahap ganti name server, tp blm 24jam sih. Emang kudu nunggu berapa lama bro sampe semua settingan CloudFlare nya aktif?

    Balas
    • Ditulis tanggal: 4 Desember 2011

      Saya lihat domain anda sudah masuk di networknya CloudFlare ko’ :)

      kalo fungsi pluginnya sih, kurang lebih buat mengintegrasikan setting yang ada di CloudFlare.com ke situsnya mas Faisal, selain itu, pengaturan tingkat keamanan dan cache juga terintegrasi dari CloudFlare API tsb. Untuk penjelasan lengkapnyanya dapat dibaca di : http://www.cloudflare.com/wiki/Client_Interface_API

      Balas
      • Ditulis tanggal: 4 Desember 2011

        Wah iya nih mas saya liat juga udah masuk ke cloudflare :)

        O..jadi begitu ya? Hmm..kemaren sempet install pluginsnya cuma karena bingung belum dapet referensinya jadinya dilepas lagi,hehe
        Oke jadi sekarang tinggal aktifkan plugin cloudflare, sama setting cloudflare nya.
        Trims mas infonya sangat membantu saya :)

        Kayanya saya bakal sering-sering balik kesini buat nanya-nanya lagi,hehe

        Balas
        • Ditulis tanggal: 4 Desember 2011

          semoga bermanfaat mas :)
          :shakehand2

          Balas
  11. Khenzo
    Ditulis tanggal: 9 Oktober 2011

    begitu ya, masalahnya saya add domain tapi cuma please wait mulu hehhehe
    nggak ada perintah selanjutnya

    Balas
    • Ditulis tanggal: 9 Oktober 2011

      seharusnya pada waktu add new website untuk scanning dns itu cuman berlangsung dalam hitungan detik mas, sekitar 35-50 detik. Langkah nomor 2 memang harus selesai dulu baru kita bisa menambahkan subdomain dsb secara manual. Anda bisa lihat halaman : http://techinfoblog.net/how-to-use-cloudflare-as-your-cdn-and-speedup-wordpress-blog-free/ dengan langkah yang sama. Jika memang tidak dapat terselesaikan, anda menghubungi support, beritahukan apa yang gagal pada saat penambahan website anda dan bisa juga disertakan screenshot-nya. ^_^

      Balas
  12. Aditya Rakhman
    Ditulis tanggal: 7 September 2011

    Mau tanya lagi ah… :)

    Masa resolver normalnya berapa lama ya? saya udah 28 Jam berlalu ganti ns yg dari cloudflare di settingan domain saya, smpe skrg belum juga kelar… :(
    Kalo saya akses normal masih “server not found”.

    Balas
    • Ditulis tanggal: 7 September 2011

      Hehe…ada yang lagi harap-harap cemas rupanya…
      kalo boleh tau, TLD-nya mas Adit apa? saya coba cek dari sini…

      Balas
  13. Aditya Rakhman
    Ditulis tanggal: 6 September 2011

    Terimakasih atas jawabannya. Saya kontak lewat contac us langsung dijawab dengan jelas.. :)

    Balas
    • Ditulis tanggal: 6 September 2011

      Terima kasih sudah berkunjung mas, semoga jawaban saya bisa membantu…

      Balas
  14. Aditya Rakhman
    Ditulis tanggal: 6 September 2011

    Terimakasih untuk bantuannya, saya kontak mas Ardha Gp lewat contact us langsung dibales. Jawabannya jelas. Terimakasih .. :)

    Balas
  15. Ditulis tanggal: 28 Agustus 2011

    masalahnya saya pun gak bisa masuk ke cpanel bro. bukan hanya subdomain yg gak bisa diakses, tapi saya baru nyadar cpanel juga gak bisa diakses. jadi file .htacess gak bisa dutak atik via cpanel dan FTP

    Balas
    • Ditulis tanggal: 28 Agustus 2011

      duh maaf mengganggu lagi bro. solusi sementara yg saya lakukan adalah mendisable cloudflare dari DNS setting (awannya kembali abu2). tampilan blog kembali normal spt sediakala, namun FTp dan CPANEL tetap gak bisa diakses (saya biarkan nameserver di jeff dan leah, belum dibalikin ke yg asli). subdomain yg saya jadikan CDN di artikel mas alwi itu pun sudah saya tambahkan ke DNS setting cloudflare.

      *tarik napas dulu*

      :matabelo

      Balas
      • Ditulis tanggal: 28 Agustus 2011

        memang, untuk penambahan subdomain dari TLD yang di daftar di CloudFlare masanya hampir sama seperti resolving NameServer TLD sendiri. :D

        Untuk FTP sementara bisa dilakukan dari File Manager yang dari CPanel Hosting.

        Balas
    • Ditulis tanggal: 28 Agustus 2011

      :bingung
      nggg…. harusnya sih kalo akses ke CPANEL tetep bisa bang, selama CPANEL-nya gak dibuat redirection dari subdomain, jadi langsung buka CPanel dari Hosting.

      Balas
      • Ditulis tanggal: 29 Agustus 2011

        subdomain udah resolved mas dan akhirnya bisa juga masuk ke cpanel setelah semua awan kuning dijadikan abu-abu (You have selected that this record not pass through the CloudFlare proxy. As a result, this record’s traffic will not be protected or accelerated. This is appropriate for records handling protocols other than HTTP. If this record is a domain that gets web traffic, then we recommend that you keep it proxied.)

        saya coba-coba aktifkan 1 awan kuning untuk http record (TLD aja, www aja dan subdomain aja) tapi tetap bermasalah euy. website jadi susah diakses. apalagi yg harus dibenarkan ya bro?

        Balas
        • Ditulis tanggal: 29 Agustus 2011

          update: udah lancar masbro. saya aktifkan awan kuning hanya untuk TLD aja, kayaknya gak looping lagi dueehhh hehe berarti si mbah cloudflare udah menerima saya yah? (cuman awan di sidebar saya masih abu-abu..belum berganti bannernya dengan awan kuning),

          terima kasih banyak masbro atas kesabarannya membimbing saya nih

          :2thumbup

          Balas
          • Ditulis tanggal: 29 Agustus 2011

            hehehe…syukurlah bang…
            kalo masalah awan oranye di widget bisa ditunggu… ^_^

            padahal barusan mau bales komen yang sebelumnya :
            – Balasan yg belum sempet di posting –
            Defaultnya, cloud yg warna oranye harus ada di TLD, subdomain sama CNAME “www” ..

            coba gini aja bang, backup dulu file .htaccess-nya, taroh di direktori laen. Trus .htaccess yang ada di public_html dihapus aja. jangan lupa di oranyekan lagi awan untuk TLDnya. Soalnya saya juga pernah kasus, juga gara2 .htaccess, tapi setelah .htaccessnya dihapus, trus di build ulang blog saya bisa UP lagi.

            Oiya bang, sudah saya posting untuk solusi FTP. disini : http://ardhagp.com/20110829852/solusi-akses-ftp-ke-hosting-melalui-cloudflare/

            ^_^ senang bisa membantu…

            Balas
  16. Ditulis tanggal: 26 Agustus 2011

    saya ingin sekali mencoba tutorial ini masbro, apalagi saya udah mencari info tentang cloudflare ini. cuman ada satu yang mengganjal… amankah jika saya mengganti name server? dan berapa lama blog self hosted saya non aktif sampai name server yg baru resolved? soalnya saya gaptek soal2 ginian nih…

    ditunggu jawabannya ya :D

    Balas
    • Ditulis tanggal: 26 Agustus 2011

      thanks dah komen bang..

      masalah ganti name server memang awalnya aku juga rada gak yakin, tapi kalo dipikir2 lagi gak bakal tau hasilnya gimana, kalo kita gak nyoba..

      untuk pergantian nameserver insyaAllah aman bang, selama abang punya domain yang full control, saya rasa gak ada masalah. Untuk resolve nameserver CloudFlare ke hostingan, pengalaman saya dulu gak sampai 1×24 jam blog ini sudah UP lagi ko’.

      semoga terbantu dengan jawaban singkat saya… :D (gak pandai cerita soalnya) , seandainya abang butuh info / bantuan tentang CloudFlare, abang bisa kontak saya di — [email protected]

      Balas
      • Ditulis tanggal: 26 Agustus 2011

        satu lagi masbro… jatah bandwidth kita di sana itu 50GB katanya. itu perbulan atau per tahun? lewat dari itu harus mbayar yah?

        Balas
        • Ditulis tanggal: 26 Agustus 2011

          Sebenernya kurang tepat bang, kalo dibilang pihak CloudFlare yang nyediakan jatah bandwidth, jatah bandwidth tetep disediakan oleh pihak hostingan kok. jadi gak usah khawatir, CloudFlare bakal tetep free (gak ada limit-limit bandwidth) selama abang tetep mematuhi Term of Use-nya..
          :shakehand2

          jadi kesimpulannya…
          bandwidth blog kita yg pake CloudFlare gak ada limit 50 GB, limit blog/website kita sesuai dengan bandwidth dari penyedia hosting. Aman…. Hehehehe…

          Balas
          • Ditulis tanggal: 27 Agustus 2011

            deg-degan juga saya nih masbro. udah 1×24 jam sejak mengganti name server tapi belum resolved aja. apa saya balikin aja dulu yah ke server yang lama ?

            btw, sebelum saya daftar di cloudflare ini, saya pernah coba mbuat CDN tapi pake subdomain. tutorialnya ini: http://m-alwi.com/cara-membuat-cdn-dengan-subdomain.html

            apa cara ini bentrok dengan cloudflare ? sampe2 saya kusut dibuatnya nih wkwkwkwk

            Balas
            • Ditulis tanggal: 28 Agustus 2011

              ada baiknya dibiarkan dulu aja masa propagasinya bang, sembari memeriksa setiing DNS website yang ada di dashboard CloudFlare..

              kalau saya pikir, untuk CDN dengan subdomain pengaruhnya tidak terlalu fatal, yang penting TLD-nya resolved dulu. Setelah TLD-nya resolved abang bisa menambahkan subdomain yang digunakan sebagai CDN di dalam daftar DNS CloudFlare (*soalnya kalo subdomain-nya gak ditambahkan, subdomain yang ada di hostingan gak bakal bisa diakses).

              sebagai tambahan referensi (seandainya sudah resolved, tapi blognya tetep gak bisa diakses) :
              http://www.cloudflare.com/wiki/I_keep_seeing_%22My_Site_is_Offline%22

              – UPDATE –
              saya sudah cek alamat webnya bang, saya ping + trace, udah masuk di jaringan CloudFlare ko’. :D Aman…
              cuman ini…. Looping terus webpage-nya…

              coba hapus aja file .htaccess-nya, kalo abang ada file backup .htaccess bisa di-timpa sama file .htaccess yg sebelum dimodif pake subdomain CDN.

              yawes, mungkin itu ajah, abang coba dulu deh, moga cepet kelar :D

              :2thumbup

              Balas
  17. Ditulis tanggal: 29 Juli 2011

    manteb, ane udah coba yang pakai NS ini, btw ada yg tahu gak cara seting langsung di WHM server :s

    Balas
    • Ditulis tanggal: 29 Juli 2011

      setahuku setingnya gak di servernya mas, tapi di CloudFlare.com nya. Ini gambarnya : Setting CloudFlare

      Blog atopun WHCMS sepertinya sama, kita tidak perlu setting apapun di web kita. Kurang lebih seperti itu. Soalnya di WordPress ini juga gak ada setingan satupun. Kalo WHMCS malah belom pernah nyobain..

      Balas
      • Ditulis tanggal: 20 Agustus 2011

        Sip gan, ane dah bs instal d servernya, cm msh blm bs aktif :D nunggu diaprove jd hosting patner sm CF
        aamiin..

        Balas
        • Ditulis tanggal: 20 Agustus 2011

          amin. semoga saja CF cepet approvalnya gan…
          tar ada judul baru, “Hosting Hemat, Cepat dan Aman” :D

          ane maw bantu bikin tutorial gan..

          Balas
          • Khenzo
            Ditulis tanggal: 9 Oktober 2011

            setting DNS gimana ya. maklum newbie

            Balas
            • Ditulis tanggal: 9 Oktober 2011

              biasanya setting DNS CloudFlare itu otomatis mas, waktu kita menambahkan suatu website, CloudFlare akan men-scan alamat TLD kita, Mulai dari NS, DNS dan subdomain.
              (lihat langkah 2)

              Balas

Tinggalkan Pesan

CommentLuv badge
This Blog will give regular Commentators DoFollow Status. Implemented from IT Blögg

Translate This Page

Kategori

Arsip per Bulan

RSS + PR


Powered by FeedBurner PageRank Checker

Dilindungi Oleh CloudFlare

Protected by CloudFlare
%d bloggers like this: